Forex Education

Wadah belajar perdagangan valuta asing online / foreign exchange (forex).

Analisa Teknikal

Menyajikan berbagai macam teknik analisa teknikal dari berbagai sumber dan strategi jitu.

Analisa Fundamental

Mengupas secara gamblang analisa fundamental terhadap suatu pasangan mata uang (pair)

Forex News

Dapatkan berita forex secara up to date dari kami.

Broker Review

Menyajikan review berbagai broker terpercaya sebagai referensi perdagangan anda.

 

Daftar Pialang Ilegal (By BAPPEBTI)

21.13 | ,

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengeluarkan daftar nama pialang berjangka ilegal yang beroperasi di beberapa kota, melalui situsnya di Jakarta, Jumat (19/10). Berkenaan dengan itu, Bappebti mengimbau, agar masyarakat berhati-hati menerima tawaran peluang bisnis dalam kegiatan perdagangan berjangka dari pihak-pihak tertentu. Sebab tidak menutup kemungkinan para pialang itu akan mengumbar harapan tentang peluang memperoleh keuntungan yang sangat menggiurkan.

Para pialang tersebut adalah:
  1. PT Grasindo-Jakarta
  2. PT Rimbadana Pancamukti-Jakarta
  3. PT Rimbadana Dwikatri-Jakarta
  4. PT Pesona Harisma Futures-Jakarta
  5. PT Nusa Trade Media Graha-Bandung
  6. PT Intan Kusuma Persada-Jakarta
  7. PT Soldasant Citra Berjangka-Jakarta
Untuk melihat secara lengkap daftar nama pilang yang dicabut izinnya, silakan kunjungin link ini.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 1997, tentang Perdagangan Berjangka Komoditi, yang berhak mengeluarkan izin perdagangan berjangka komoditi hanyalah Bappebti. Bappebti telah memberikan izin perdagangan berjangka komoditi kepada 15 pialang berjangka.

Ketua Bappebti Ridwan Kurnaen sebelumnya juga pernah mengingatkan, agar masyarakat tidak tergiur. "Selama sembilan bulan ini, kami setidaknya sudah menerima sekitar 89 pengaduan masyarakat yang merasa tertipu dengan janji untuk menginvestasikan modal dalam jumlah besar," ujar Ridwan. Ia menambahkan, dari laporan yang diterimanya ada pihak yang telah menginvestasikan dana sebesar Rp 160 milyar, pada kenyataannya uangnya tidak kembali lagi.

(Sumber : Kompas Sabtu, 20 Oktober 2001).

Hal di atas merupakah salah satu dari sekian banyak penipuan yang terjadi dalam bidang Futures, termasuk di dalamnya Forex Trading. Pihak yang tidak bertanggung jawab menggunakan ketidak tahuan investor tentang legalitas yang diperlukan oleh sebuah perusahaan Pialang yang resmi.

Ciri-ciri pialang illegal adalah :
  1. Tidak terdaftar di BBJ.
  2. Tidak terdaftar di Bappebti.
  3. Tidak terdaftar di KBI (dengan demikian tidak memiliki Segregated  Account/ no rek terpisah).
  4. Tidak mempunyai Ijin transaksi luar negeri.
  5. Penarikan dana dipersulit 
  6. Lokasi kantor yang tidak jelas
  7. Tidak mempunyai media kontak yang jelas, seperti: telepon, struktur manajemen dan kepemilikan

Ciri-ciri pialang illegal di Luar Negeri 
  1. Tidak terdaftar pada badan Regulator yang dibentuk untuk kepentingan Investor.
  2. Metode pembayaran yang tidak standard : Liberty Reserve, eGold, eBullion. 
  3. Lokasi kantor yang tidak jelas, kebanyakan di negara yang tidak memiliki peraturan yang ketat, seperti Amerika Selatan, Bahama, atau negara kecil lainnya 
  4. Tidak mempunyai media kontak yang jelas, seperti: telepon, struktur manajemen dan kepemilikan 
  5. Menawarkan banyak bonus-bonus yang di luar kewajaran. Regulator yang kuat umumnya melarang perusahaan pialang membuat promosi yang di luar kewajaran yang bertujuan untuk menarik calon investor yang belum berpengalaman untuk SEGERA bertransaksi Forex.  

Apabila Anda adalah seorang baru dalam dunia forex trading, ada beberapa saran dari belajarforex.com yang kiranya dapat menjadi masukkan bagi Anda sebelum memutuskan menanamkan dana Anda dalam forex trading khususnya dalam memilih pialang yang tepat:
  1. Pialang ilegal bukan berarti tidak memiliki izin PT atau kantor yang jelas. Seperti daftar-daftar pialang ilegal diatas, semua pialang tersebut memiliki izin sebagai Perserotan Terbatas. Bahkan banyak diantaranya beralamat di daerah perkantoran elit seperti kawasan Sudirman atau MH Thamrin Jakarta. Namun itu bukanlah jaminan bahwa pialang tersebut legal! Hanya pialang yang memiliki izin resmi dari ketiga badan regulator (BBJ, Bappebti, KBI) lah yang dikatakan sebagai pialang resmi.
  2. Jangan tertipu dengan alasan-alasan pialang ilegal yang biasanya mengatakan bahwa izin amanat penyaluran transaksi nasabah sedang dalam proses. Ingat, sedang dalam proses artinya sama saja dengan belum memiliki izin!
  3. Jangan mudah tergiur dengan janji para marketing dan tenaga pemasar lainnya yang menjanjikan keuntungan berkali lipat dalam tempo yang singkat dan terlihat seolah-olah tidak berresiko sama sekali didalamnya! Ingat, Forex Trading adalah high  risk-high return investment. Kedua sisi ini tidak dapat dipisahkan satu sama lain dalam forex. Jadilah realistis sebelum memulai investasi!
  4. Terakhir, Anda dapat mengecek apakah calon pialang tempat Anda menanamkan dana Anda adalah pialang resmi atau tidak dengan mengecek website Bappebti mengenai daftar pialang resmi yang memiliki izin dari Bappebti atau NFA (untuk pialang Amerika Serikat).
Belajar Forex sendiri sangat menyarankan para calon investor untuk teliti sebelum berinvestasi. Sangat disarankan bagi Anda yang hendak berinvestasi forex untuk menggunakan jasa pialang resmi berizin dari pemerintah atau regulator yang jelas.
Read More

Bentuk Pola Candlestick

07.44 |

Setelah sebelumnya saya posting artikel tentang dasar-dasar forex, khususnya tentang Candlestick, di artikel yang sekarang ini saya akan membahas mengenai bentuk atau macam-macam pola candlestick. Mengapa kita perlu mengetahui macam-macam bentuk candlestick? Jawabannya karena bentuk candlestick pada periode tertentu dapat menentukan arah market yang akan datang.

Ada ratusan jenis candlestick, berikut ini adalah penggolongan sederhana yang saya lakukan agar Anda dapat lebih memahaminya:

Bentuk Pola Candlestick
Keterangan:
  1. White
  2. Black
  3. Long Lower Shadow
  4. Long Upper Shadow
  5. Hammer
  6. Inverted Hammer
  7. Spinning Top White
  8. Spinning Top Black
  9. Doji
  10. Long Legged Doji
  11. Dragonfly Doji
  12. Gravestone Doji
  13. Marubozu White
  14. Marubozu Black
Dari macam-macam pola candlestick di atas, hanya beberapa yang akan saya bahas karena biasanya bentuk-bentuk candlestick berikut ini mengindikasikan trend berbalik (reversal) atau trend berkelanjutan.

Spinning Tops
Yaitu bila body lebih pendek daripada shadow dan berada di tengah-tengah. Body yang pendek menunjukkan sedikit terjadi pergerakan harga dari Open hingga Close, Shadow menunjukkan selama sesi harga aktif bergerak naik dan turun. Spinning Tops setelah candle panjang biasanya berpotensi terjadi perubahan arah trend.

Marubozu
Adalah Candle Full Body tanpa Shadow. Biasanya merupakan indikasi awal suatu trend akan berkelanjutan.

Doji
Terjadi apabila harga open sama dengan harga close sehingga body hanya membentuk suatu garis. Sebuah pembaca Doji setelah candle putih berindikasi trend naik akan segera berakhir, tetapi indikasi ini harus dikonfirmasi dahulu dengan munculnya bar hitam begitu pula sebaliknya.
Hammer & Inverted Hammer (Hanging Man)
Dapat juga dijadikan indikasi pembalikan arah trend. Indikasi ini harus dikonfirmasi juga dengan bar yang terjadi setelahnya. Syarat Hammer dan Hanging Man adalah shadow harus lebih panjang dibandingkan dengan body.
Catatan:
Indikasi yang ditunjukan oleh candlestick dapat dijadikan sebagai indikasi awal pergerakan harga tetapi tidak bisa dijadikan sebagai acuan trend.
Read More

Candlestick

05.35 |

Candlestick adalah jenis grafik yang paling sering digunakan, trader dapat dengan mudah membaca kondisi pasar dan mendapatkan gambar harga pembukaan tertinggi, terendah, harga penutupan dan arah pasar. Masih ada jenis lain seperti grafik OHLC (Open High Low Close) yang mirip dengan Candlestick. Jenis lain adalah grafik baris (Line Graph) yang jarang digunakan karena hanya bisa menunjukan trend pasar.

Bar

Candlestick

Line
Grafik Candlestick ini pertama kali digunakan untuk melacak pergerakan harga beras di Jepang sejak abad ke-17. Setelah mengalami banyak variasi. Candlestick ini akhirnya paling banyak digunakan dalam dunia trading seperti saham dan FOREX. Dengan melihat pola dan tipe Candlestick, trader dapat melihat tanda-tanda awal reversal atau pembalikan arah.

Struktur Candlestick
Apabila harga naik, harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan maka Candlestick akan berwarna putih/hijau, dengan nama lain ini adalah Bullish Candle. Adapula yang menggambarkan Bullish Candle ini dengan warna lain sesuai selera pengaturan skema warna pada program Metatrader.

Apabila penutupan lebih rendah daripada harga pembukaan maka Candlestick akan diarsir atau berwarna hitam/merah, dengan nama lain ini adalah Bearish Candle. Adapula yang menggambarkan Bearish Candle ini dengan warna lain sesuai selera pengaturan skema warna pada program Metatrader.

Jarak terendah antara harga pembukaan/harga penutupan dengan harga terendah adalah Lower Shadow. Sedangkan jarak antara harga tertinggi dan harga tertinggi pembukaan/penutupan adalah Upper Shadow.
Read More

Analisa Teknikal

05.09 |


Analisa Teknikal merupakan sebuah analisis mengenai pergerakan mata uang yang didasarkan dari pergerakan di masa lampau dengan tujuan memberikan gambaran pasar di masa depan. Dengan kata lain, analisis teknikal berdasarkan keyakinan bahwa sejarah akan cenderung berulang (history will repeat itself).

Analisa teknikal disasari oleh pemikiran bahwa:
  • Harga yang tercermin dari grafik telah menggambarkan semua faktor permintaan dan penawaran (demand and supply) yang mempengaruhi pasar.
  • Pergerakan harga tidak bergerak secara acak melainkan berlangsung dalam satu pola dan akan terus berlangsung sampai ada tanda-tanda bahwa pola pergerakan ini berhenti dan berbalik arah.
  • Adanya kecenderungan kuat, bahwa masa lalu akan terulang kembali. Hal ini dikarenakan perilaku para investor di masa lalu sama dengan masa kini dalam menyikapi berbagai informasi yang mempengaruhi pasar.
Strategi paling sederhana dan pasti untung adalah:
  • Beli saat  posisi harga serendah-rendahnya.
  • Jual saat posisi harga setinggi-tingginya.
Kembali lagi, kapan dan dimana trader tahu bahwa trader di posisi harga tertinggi atau terendah. Inilah gunanya analisis teknikal dengan tujuan utama untuk memberikan masukan kepada trader untuk pengambilan keputusan dalam trading.
Read More

Istilah-Istilah Umum Dalam Forex Trading

02.04 |

Berikut adalah sejumlah istilah-istilah Forex yang perlu Anda ketahui.

Forex
adalah sebuah investasi yang memperdagangkan mata uang satu dengan mata uang lainnya. Merupakan singkatan dari Foreign Exhange atau pertukaran mata uang asing. Jika pada transaksi di money changer atau bank untuk jual beli antara US Dollar dengan Rupiah, maka disebut transaksi Forex 'Spot' (jual beli terjadi ditempat - serah terima terjadi di tempat). Transaksi Forex yang non-Spot adalah transaksi jual beli kontrak mata uang, jadi tidak langsung serah terima barang, hanya kontraknya saja.

Lot, (Kontrak Mini dan Kontrak Standard / Regular)
Jika kita membeli minyak, ukurannya adalah liter, jika gula pasir maka ukurannya adalah kilogram. Untuk forex ukurannya disebut Lot. Berapa  sih besar 1 Lot itu? Jika di dunia Saham 1 Lot = 500 lembar saham, pada Forex 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan, misal 1 Lot USD/JPY = 10.000USD dan 1 Lot GBP/USD = 10.000 GBP. Ukuran 1 Lot = 10.000 disebut Kontrak Mini, mengapa disebut Mini? Karena sebelumnya dalam dunia forex itu 1 Lot = 100.000 mata uang bersangkutan (disebut juga Kontrak Standard/Regular), kemudian karena tingginya minat dalam forex trading maka dibuat kontrak mini dimana 1 Lot = 10.000 mata uang bersangkutan

Margin
adalah jaminan dalam trading forex, anggaplah seperti Uang Muka pembelian sebuah rumah. Ketika Anda menyerahkan uang muka pembelian rumah sebesar 30 juta rupiah untuk rumah seharga 100 juta rupiah maka kita mendapatkan Kontrak perjanjian jual beli, secara hukum Anda pemilik sah rumah tersebut meskipun hanya memegang kontraknya. Kontrak ini dapat Anda jual pada harga penuh pada orang lain, misalnya menjadi 120 juta. Anda akan mendapatkan keuntungan bersih 20 juta (120 - 100jt). Hal yang sama berlaku dalam forex, yang diperdagangkan adalah kontrak mata uang, misal USD/JPY maka nilai 1 lot kontraknya adalah USD 10.000, untuk mendapatkannya kita cukup mengeluarkan margin (uang muka) sebesar USD 100.  Mengapa USD 100? Ini terkait dengan Leverage yang dibahas di bawah.

Margin disetorkan saat membuka posisi dan kemudian akan dikembalikan saat menutup posisi, sama seperti transaksi jual beli rumah tadi. Anda menyetor uang 30 juta saat membeli kemudian dijual kembali seharga 120 juta, saat Anda menerima uang 120 juta, maka 100juta kita serahkan pada penjual pertama dan penjual mengembalikan uang muka (modal awal) sebesar 30jt dan kita memiliki uang 30 juta dari modal awal dan kelebihan 20 juta.

Leverage
Adalah daya ungkit dalam trading Forex yaitu rasio untuk menentukan berapa margin (uang muka) yang diperlukan dalam melakukan transaksi, dimana rasio tersebut akan dikalikan dengan kontrak size. Contoh: Leverage 1:200 pada kontrak mini account 10.000 maka margin yang digunakan adalah (1/200) x 10.000 = 50 satuan mata uang yang diperdagangkan.

Misal membuka posisi USD/JPY sebesar 1 lot untuk kontrak mini, maka yang dibeli adalah 10.000 USD, margin yang diperlukan adalah sebesar 1/200 x USD 10.000 =  USD 50. Jika bertrading dengan GBP/USD maka margin yang digunakan adalah sebesar 50 Poundsterling. Untuk Standard account, kontrak yang digunakan adalah 100.000 dengan Leverage 1:100, jadi 1 lot USD/JPY = USD 1000 dan margin yang diperlukan 1/200 x USD 100.000 = USD 500

Buy
adalah posisi dalam Forex Trading untuk Beli dan dilakukan jika harga diperkirakan akan naik. Singkatnya beli saat murah dan jual saat mahal, keuntungan Anda adalah selisih antara harga saat beli dengan saat jual kembali

Sell
adalah posisi dalam Forex Trading untuk Jual dan dilakukan jika harga diperkirakan akan turun sehingga ketika harga turun Anda dapat menutup posisi Sell anda dengan Buy yang lebih rendah. Singkatnya seperti konsinyasi, kita jual terlebih dahulu dengan harga mahal (pinjam) dan kemudian kita beli kembali ketika harga murah, selisihnya menjadi keuntungan kita. Baca lebih jauh di Two Way Opportunity

Order dan Posisi
Order adalah pesanan untuk membeli atau menjual pada harga tertentu namun jika Order yang disampaikan ternyata 'match' atau 'ada lawannya', contoh jika Anda order beli pada harga 9500 dan kebetulan ada yang mau jual pada harga yang sama, maka Order menjadi Posisi.  Jadi selama pesanan belum 'match' maka namanya tetap order namun sesudah 'match' maka sekarang menjadi Posisi. Untuk menjual kembali posisi yang sudah Anda miliki (tutup posisi) maka dapat dilakukan dengan melakukan Order kembali tapi dengan arah berlawaran (jika posisi Buy maka ditutup dengan Sell dan sebaliknya)

Floating Loss/Profit dan Realized
Saat Anda mempunyai posisi beli di 9500 dan kemudian harga bergerak turun menjadi 9000, maka jika dihitung perkiraan kerugian Anda adalah 9000-9500 = -500. Namun nilai tersebut masih bisa berubah besok, entah bertambah turun menjadi 8700 atau kembali naik menjadi 9700. Nah, nilai -500 pada saat ini disebut Floating Loss (Rugi), jika nilainya positif, misalnya harga sekarang menjadi 10.000 maka selisihnya 10.000 - 9.500 = +500 disebut Floating Profit. Jika Anda memutuskan untuk menjual / menutup posisi Anda pada saat harga sedang 10.000, maka nilai +500 menjadi Realized Profit (bukan lagi Floating/mengambang tapi sudah menjadi Real/Nyata)

Pip
adalah nilai 1 poin naik atau turunnya pergerakan harga. Untuk mini account, nilai 1 poinnya adalah $1, untuk standart account adalah $10.

Analisa Teknikal
adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk mengukur pergerakan harga melalui grafik harga. Hal-hal yang patut diketahui dari analisa teknikal ini adalah trend, kejenuhan, support, ressisten, dan Pivot Point.

Analisa Fundamental
adalah sebuah analisa dalam Forex trading untuk memprediksi pergerakan harga berdasar berita-berita Fundamental. Berita Fundamental disini berupa berita ekonomi, poltik, dan keamanan yang mempengaruhi pergerakan harga.

Resistance
adalah batas harga atas yang merupakan harga psikologis, contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar adalah 9000 dan memiliki batas harga atas (resistance) 10.000 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar menembus harga 10.000 rupiah maka ada kemungkinan akan naik terus menjauhi 10.000 tapi selama belum menyentuh 10.000 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di bawah 10.000.

Support
adalah batas harga bawah yang merupakan pasangan dari resistance (atas), contohnya saat ini (tahun 2010) nilai tukar dollar memiliki batas harga bawah (support) 8.500 Rupiah, yang bisa diartikan kalau sampai harga tukar dollar turun menembus harga 8.500 rupiah maka ada kemungkinan akan turun terus menjauhi 8500 tapi selama belum menyentuh 8500 kemungkinan harga hanya akan bergerak naik turun di atas 8500 (support) dan di bawah 10.000.(resistance)

Zig Zag
adalah sebuah perangkat analisa teknikal untuk mengetahui trend sekaligus support-ressisten harga.
Read More

Pengenalan Forex Trading

01.52 |

Sebenarnya keberadaan forex trading telah lama ada sejak ditemukannya teknik mengkonversi mata uang sebuah negara ke mata uang negara lainnya. Namun, secara kelembagaan baru ada setelah didirikannya badan arbitrase kontrak berjangka (futures). Contohnya adalah IMM (Internasional Money Market-didirikan tahun 1972) yang merupakan divisi bagian dari CME (Chicago Mercantile Exchange-khusus menangani produk perishable commodities). Contoh lainnya adalah LIFFE (London International Financial Futures Exchange), TIFFE (Tokyo International Financial Futures Exchange) dsb.

Perputaran uang yang terjadi pada pasar forex mencapai US$ 5 triliun per harinya (survey BIS –Bank for International Settlement– pada bulan Setember 2008). Jumlah ini 40 x lebih besar apabila dibandingkan perputaran uang di bursa berjangka lain seperti komoditi atau pun pasar saham di tiap-tiap bursa efek negara maju manapun! Artinya dengan volume perdagangan sebesar itu, pasar ini sifatnya sangat cair (liquid), dan kendali perdagangan tidak dapat dipegang oleh hanya beberapa pihak yang memiliki modal besar. Pergerakan mata uang ini sepenuhnya bergantung pada pasar. Ada banyak pemain besar atau kecil di forex trading, tetapi tidak satu pun dari mereka yang mampu mengontrol pergerakan kurs valuta asing.


Mata uang yang kerap diperdagangkan adalah mata uang negara-negara maju seperti Dollar Amerika (USD), Yen Jepang (JPY), Swiss Franc (CHF), Poundsterling Inggris (GBP), Australian Dollar (AUD), dan Euro (EUR). Semua mata uang ini diperdagangkan secara berpasang-pasangan (disebut pair), contohnya EUR/GBP, CHF/JPY dsb.

Lalu dari mana saya memperoleh keuntungan dari investasi ini? Secara sederhananya, keuntungan dari investasi ini diperoleh dari nilai selisih ketika kita membeli dan menjual kembali mata uang negara yang bersangkutan. Misalnya, pada bulan April Amir membeli mata uang Dollar dengan nilai tukar Rp. 8500,- per Dollar sebanyak US $1000 . Maka pada saat pembelian mata uang ini Amir mengeluarkan uang sebanyak Rp. 8500,- x 1000 = Rp 8.500.000,- Lalu pada bulan Mei, nilai tukar Dollar menguat terhadap Rupiah menjadi Rp. 9500,- per Dollarnya maka keuntungan bersih yang Amir peroleh ketika dia menjual kembali Dollarnya adalah sebesar: (9500-8500) x 1000 = Rp. 1.000.000,- Mudah dan sederhana bukan? Dan karena memang rata-rata waktu yang diperlukan untuk membeli dan menjual kembali mata uang yang bersangkutan biasanya tidak lebih dari satu bulan, maka forex trading digolongkan sebagai investasi dengan jangka waktu singkat.

Mungkin akan timbul pertanyaan demikian dari Anda: “Kalau begitu apa bedanya forex trading dengan jual beli di money changer?” Ada beberapa perbedaan mencolok antara perdagangan forex dengan money changer. Selain pasangan yang diperdagangkan adalah mata uang asing satu dengan mata uang asing lainnya (pada money changer biasanya dipadankan dengan Rupiah), forex trading tidak melibatkan perdagangan secara fisik. Dan yang lebih penting lagi karena tidak melibatkan perdagangan secara fisik, forex trading dapat dijalankan dengan sistem margin atau jaminan (margin trading).

Contohnya bila saya menginginkan membeli US$10.000, maka dengan sistem margin trading saya cukup mengeluarkan dana 1% nya saja yaitu sebesar US$100 sebagai jaminan. Namun keuntungan yang saya peroleh dari apresiasi (kenaikan) Dollar AS adalah sama nilainya dengan US$10.000 yang saya beli. Sangat sederhana dan karena memang tidak melibatkan perdagangan dalam bentuk fisik (investor tidak memegang mata uang yang dibeli atau dijual, hanya bukti transaksinya saja), maka jaminan yang diberikan dapat sangat kecil yaitu hanya 1% dari jumlah yang hendak dibeli.

Masih ada banyak aspek dalam dunia forex. Artikel singkat ini hanyalah menjelaskan secara singkat pengertian dari forex trading. Anda dipersilakan melanjutkan pada artikel selanjutnya dari website ini.
Read More

 

Receive All Free Updates Via Facebook.